Tampilkan postingan dengan label kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kesehatan. Tampilkan semua postingan

10 Agustus 2011

9 Alasan Mesti Makan Ikan


KOMPAS.com - Ikan, termasuk "seafood" lainnya, merupakan jenis makanan sehat yang rendah lemak jenuh, tinggi protein, dan merupakan sumber penting asam lemak omega 3.

Ikan baik untuk tambahan diet karena kaya akan vitamin, mineral, dan nutrisi yang dibutuhkan agar tubuh tetap sehat. Orang yang sering makan ikan cenderung mengonsumsi lebih sedikit daging dan keju.

Beberapa cara sehat untuk memasukkan ikan dalam program diet Anda di antaranya bisa dengan cara dipanggang, rebus, dan dikukus. Ikan sangat direkomendasikan oleh banyak pakar kesehatan sebagai makanan dengan manfaat kesehatan yang kompleks.

Berikut ini adalah beberapa manfaat yang dapat Anda peroleh dengan mengonsumsi ikan.

1. Kesehatan kardiovaskular

Asam lemak omega 3 yang ditemukan dalam ikan telah terbukti manfaatnya bagi jantung, arteri, dan vena yang membentuk sistem kardiovaskular Anda. Konsumsi ikan dapat membantu mencegah penyakit jantung dan gagal jantung dengan mencegah akumulasi trigliserida, mengurangi tingkat trigliserida berlebih, meningkatkan HDL (kolesterol baik), dan mencegah pembekuan darah. Studi para ahli dari Harvard School of Public Health menyimpulkan, makan sampai dua porsi ikan dalam seminggu dapat mengurangi risiko kematian akibat penyakit jantung tiga kali lipat.

2. Menurunkan tekanan darah

Minyak ikan sangat berguna untuk menurunkan tekanan darah, tetapi peran mereka dalam pencegahan belum jelas. Namun, mengasup banyak  minyak ikan tidak dianjurkan.

3. Menurunkan berat badan

Menurut sebuah penelitian yang dilakukan di University of Georgia, minyak ikan dengan DHA membantu menghentikan konversi pra-sel lemak ke dalam sel lemak sehingga mengurangi penumpukan lemak secara keseluruhan. Penelitian sebelumnya juga menunjukkan, konsumsi kapsul minyak ikan diikuti dengan berolahraga efektif menurunkan lebih banyak lemak daripada olahraga tetapi tanpa asupan suplemen minyak ikan.

4. Menekan risiko kanker

Omega 3 dalam ikan telah terbukti membantu mencegah tiga jenis kanker yang paling umum, yakni kanker payudara, kolon, dan prostat. Suplemen minyak ikan juga dapat membantu pasien yang menderita hiperlipidemia.

5. Meningkatkan fungsi otak

Asam lemak omega-3 pada ikan dapat membantu perkembangan otak Anda. Asupan omega-3 yang tepat dapat membantu meningkatkan fokus mental pada anak-anak dan orang dewasa. Sebuah studi baru menunjukkan, suplemen minyak ikan dapat meningkatkan memori pada orang dewasa. Para peneliti juga menemukan manfaat asam lemak omega-3 pada ikan dalam meningkatkan perkembangan otak bayi dan anak-anak.

6. Melawan peradangan

Ikan, terutama minyak ikan, memiliki sifat anti-inflamasi. Oleh karena itu, ikan efektif dalam mengurangi peradangan dalam darah dan jaringan. Asam lemak omega-3, khususnya EPA, banyak ditemukan dalam minyak ikan dan memiliki efek yang sangat positif pada respons inflamasi sehingga sangat membantu dalam mengurangi radang sendi, prostatitis (radang prostat), dan sistitis (radang kandung kemih).

7. Menyehatkan mata

Konsumsi ikan sangat baik karena mempunyai kemampuan dalam memperbaiki penglihatan. Ikan dapat melawan degenerasi makula (bagian tengah retina), glaukoma, dan sindrom mata kering. Sebuah studi baru menemukan bahwa orang yang makan setidaknya dua porsi ikan per minggu lebih kecil kemungkinan mengalami degenerasi makula terkait (penyebab utama kebutaan terkait usia) dibandingkan orang yang tidak makan ikan sama sekali. Para peneliti mengatakan, asam lemak omega-3 dapat mengurangi risiko inflamasi dan meningkatkan fungsi pembuluh darah.

8. Perawatan kulit

Konsumsi ikan membantu menjaga kulit dalam kondisi baik. Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Lipid Research, asam lemak omega-3 EPA yang ditemukan dalam minyak ikan dapat membantu mencegah keriput dan menunda proses penuaan kulit. Bahkan, menurut beberapa studi terbaru, suplemen minyak ikan dapat menjaga kulit dari kerusakan akibat paparan sinar matahari.

9. Mengatasi depresi

Asam lemak omega-3 dalam minyak ikan baik untuk mengurangi depresi dan kecemasan. Studi telah menemukan bahwa masyarakat yang mengonsumsi banyak ikan memiliki tingkat depresi yang lebih rendah.

Sumber: Lifemojo

02 Agustus 2011

Kenapa Masih Saja Mengantuk?


Sedang mengingat-ingat lagi berapa jam yang sudah digunakan untuk tidur semalam? Hmm sepertinya sudah lebih dari delapan jam, ditambah seharian saat weekend hanya bermalas-malasan di rumah. Tapi mengapa masih saja terus mengantuk?

Bila anda merasa mengalami ini tak hanya saat weekend tapi juga di hari-hari kerja, mungkin lebih baik bila kita merunut lagi apa yang sebenarnya terjadi pada tubuh kita.

Bila memang gejala mengantuk itu sering sekali anda alami, jangan-jangan anda mengidap diabetes? Biasanya orang yang memiliki gejala diabetes seringkali merasa mengantuk meskipun tidak melakukan suatu yang berat. Untuk mengetahuinya dengan lebih pasti, coba anda cek gula darah anda.
Selain kemungkinan diabetes, bisa jadi kadar oksigen dalam darah anda rendah. Kadar oksigen yang rendah ini bisa diatasi dengan banyak berolahraga dan pastikan anda menghirup udara segar dipagi hari. Jadi anda harus banyak-banyak bangun pagi dan menghirup udara yang masih fresh. Selain itu, lengkapi dengan diet dan juga meditasi agar oksigen bisa diserap dalam kondisi tenang.
Tips lain untuk mengatasi kurang kadar oksigen ini adalah dengan menggunakan bantal yang tidak tebal saat tidur. Posisi bantal yang terlalu tinggi menyebabkan suplai oksigen menuju ke otak berkurang, karena jantung butuh kerja keras untuk memompa darah menuju ke otak. Menggunakan bantal yang tipis atau tak berbantal bisa membantu suplai otak lebih lancar. Ditambah lagi, minum air putih yang banyak, minimal 8 gelas sehari.

Silakan praktekkan beberapa saran di atas, dan nikmati hari anda selanjutnya tanpa kantuk berkepanjangan. Bye, kantuk!

Sumber: http://health.ghiboo.com/kenapa-masih-saja-mengantuk

9 Tips Agar Tetap Sehat Selama Puasa


Wolipop.com, Jakarta - Selama berpuasa tubuh tidak mendapatkan asupan makanan maupun cairan sekitar 14 jam. Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk memerhatikan pola makan dan pola tidur agar bisa menjalani puasa dengan baik. Simak sembilan tips sehat selama puasa seperti yang dikutip dari About.

1. Sebelum mulai berpuasa, ada baiknya untuk mengonsultasikan kesehatan Anda dengan dokter. Tanyakan mengenai pola makan, waktu yang tepat untuk meminum obat atau multivitamin dan juga jenis olahraga yang boleh dilakukan selama berpuasa.


2. Peran sahur saat berpuasa sangatlah penting. Menu yang dimakan bisa memengaruhi kerja tubuh Anda selama seharian penuh. Konsumsilah makanan yang mengandung karbohidrat kompleks seperti ubi, jagung, singkong, oatmeal, roti gandum dan nasi merah karena bantu menahan kenyang lebih dari 6 jam. Protein, buah, sayur serta air putih yang cukup juga bantu menjaga stamina Anda selama puasa.

3. Hindari mengonsumsi makanan berminyak. Makanan ini akan membuat sel darah merah menggumpal sehingga menyebabkan aliran oksigen menjadi berkurang hingga 20 persen. Akibatnya Anda akan mengantuk pada siang hari.

4. Ketika udara semakin panas dan terik, usahakan untuk beraktivitas di dalam ruangan yang dingin atau tempat teduh. Batasi pula aktivitas fisik agar Anda tidak mudah lelah.

5. Berbuka puasa dengan makan secukupnya. Langsung memakan banyak makanan hanya akan membuat perut terasa sesak akibat lambung akan mengecil dan enzim-enzim pencernaan berkurang. Para pakar kesehatan menganjurkan untuk makan secara bertahap, mulai dari air putih beberapa teguk, sedikit makanan manis, dan selang minimal setengah atau satu jam baru makan besar.

6. Banyak orang yang keliru mengartikan maksud dari 'berbuka dengan yang manis'. Mengonsumsi makanan atau minuman manis memang baik dilakukan pada saat buka puasa, agar dapat segera memulihkan energi setelah seharian berpuasa. Tapi yang keliru adalah porsi makanan atau minuman manis yang dikonsumsi terlalu banyak, apalagi jika rasa manis tersebut terbuat dari gula.

7. Pada saat makan malam, pastikan untuk tidak makan terlalu banyak untuk mencegah obesitas. Selain itu, hindari meminum kopi dan soda karena bisa buat Anda sulit tidur dan menimbun banyak lemak. Ganti kedua minuman tersebut dengan air mineral dan jus buah.


8. Lakukan olahraga ringan saat malam hari. Misalnya dengan berjalan kaki selama 15 hingga 20 menit setelah makan malam.

9. Selain memerhatikan asupan makanan, pengaturan pola tidur juga merupakan hal yang penting. Mengantuk selama puasa bukanlah disebabkan karena tak makan dan minum seharian, melainkan karena tak memiliki waktu tidur yang cukup. Jika harus bangun pagi untuk menyiapkan makan sahur, maka pada malam harinya Anda tidak boleh begadang untuk keperluan yang tidak terlalu penting.


Kalaupun tidur malamnya masih tidak mencukupi, luangkan waktu 20-30 menit untuk melakukan power-nap di siang hari. Tidur siang yang singkat tapi berkualitas akan bantu memulihkan energi Anda.

Sumber: http://www.wolipop.com/read/2011/08/02/171417/1695037/1135/9-tips-agar-tetap-sehat-selama-puasa?993306woli

30 Juli 2011

Mengapa Manusia Gemetar Saat Kedinginan?

 
INILAH.COM, Jakarta – Saat udara menjadi dingin, tubuh manusia akan gemetar. Berikut penjelasan mengapa tubuh manusia gemetar saat kedinginan.

Tubuh manusia membutuhkan suhu inti 36,9 derajat Celsius untuk mencegah hipotermia dan konsekuensi inti dingin lainnya. Otak manusia sangat memperhatikan masalah suhu tubuh manusia.

Jika permukaan kulit manusia menjadi terlalu dingin, reseptor kulit akan mengirimkan sinyal ke otak yang memicu serangkaian gerakan ‘trik pemanasan’. Gemetar merupakan salah satu taktik penyelesaiannya di mana otot berkontraksi dan menjadi semakin cepat.

Selain anggota badan gemetar, otot rahang akan mulai gemetar juga dan membuat gigi manusia menjadi menggigil. Kedutan ini kemudian menghasilkan panas yang membantu meningkatkan suhu tubuh.

Selain itu, kedutan juga mengisyaratkan pada manusia agar segera mencari tempat yang lebih hangat dan menyesap minuman hangat.

Sumber: http://teknologi.inilah.com/read/detail/1130672/mengapa-manusia-gemetar-saat-kedinginan

Tips Ampuh Cegah Migrain


KOMPAS.com — Migrain adalah salah satu jenis sakit kepala sebelah yang paling banyak dikeluhkan. Serangan sakit kepala migrain terasa lebih menyiksa dan terkadang datang tiba-tiba. Penderita migrain akan merasakan nyeri dan berdenyut seperti dipukul, ditarik-tarik, dan biasanya cenderung lebih sensitif terhadap cahaya dan suara. Hal itu tentu amat mengganggu dan bisa menghambat segala aktivitas si penderita.

Penyebab sakit kepala migrain masih menjadi misteri, tetapi ada beberapa pemikiran bahwa ketidakseimbangan dalam sistem saraf, terutama di saraf trigeminal, dapat menyebabkan migrain. Beberapa hal yang dapat memicu migrain di antaranya kecemasan, depresi, stres, kurang asupan makanan atau kurang tidur, alkohol, paparan cahaya, suara keras, dan perubahan hormonal (pada wanita).

Migrain dapat menimpa anak-anak maupun orang dewasa. Sebelum pubertas, anak laki-laki dan perempuan sama-sama mempunyai risiko terkena migrain, tetapi setelah pubertas, perempuan lebih mungkin terkena migrain ketimbang laki-laki.

Lantas, bagaimana cara untuk mencegah migrain? Ada beberapa tips yang dapat Anda gunakan untuk mencegah migrain.

1. Kurangi konsumsi alkohol dan kafein 
Dengan mengurangi dua jenis minuman ini, Anda dapat mencegah sakit migrain. Hal yang sama berlaku untuk kebiasaan merokok atau terpapar asap. Untuk mengetahui  apa saja makanan dan pemicu migren lainnya, sediakanlah buku catatan harian. Dengan catatan harian, Anda dapat melacak pemicu ketika sakit kepala Anda menyerang dengan melihat apa saja yang Anda makan hari itu. Setelah beberapa minggu, Anda akan mulai melihat pola yang akan membantu Anda mengidentifikasi makanan yang harus dihindari.

2. Jangan kurang tidur 
Kurang tidur dan kebiasaan tidur yang buruk merupakan penyebab utama migrain. Pastikan Anda tetap mempertahankan pada jadwal tidur Anda minimal 7 jam sampai 8 jam setiap hari. Namun, Anda harus hati-hati karena tidur yang berlebihan (oversleeping) juga turut berperan dalam memicu migrain kronis.

3. Olahraga teratur 
Olahraga yang teratur dapat mengurangi stres yang secara tidak langsung berkontribusi dalam mengurangi terjadinya migrain. Namun, jangan terlalu memberi porsi berlebihan dalam olahraga dan aktivitas fisik karena hal itu bisa menjadi salah satu pemicu migrain. Anda juga dapat mencoba latihan relaksasi seperti yoga atau meditasi.

4. Diet seimbang 
Diet dapat memengaruhi migrain. Oleh karena itu, makanlah dengan diet seimbang dan hindari kebiasaan menunda-nunda makan. Diet seimbang yang diikuti dengan olahraga teratur dapat membantu menjaga dan menurunkan berat badan Anda.

5. Cukup minum 
Kurang asupan air ternyata juga dapat memicu sakit migrain. Oleh sebab itu, penting untuk Anda minum air secukupnya setiap hari.

6. Hindari stres 
Stres merupakan salah satu faktor pemicu untuk sakit kepala yang paling sering. Jadi, belajarlah untuk rileks dan mengurangi stres. Self-hypnosis dan metode relaksasi seperti teknik pernapasan dapat membantu Anda mengurangi serangan migrain

Sumber: http://health.kompas.com/read/2011/07/29/17150645/Tips.Ampuh.Cegah.Migrain

5 Makanan Berkhasiat Besar


TEMPO Interaktif, Sungguh menakjubkan ada beberapa jenis makanan dengan khasiat yang begitu besar. Ada yang mampu menurunkan berat badan, mengurangi nafsu makan, juga meningkatkan kehidupan seks Anda.
Dilansir dari laman Fit Sugar, Kamis, 28 Juli 2011, berikut 5 jenis makanan yang memiliki khasiat super itu.

1. Rumput Laut.

Sebuah studi baru, dalam Jurnal Pertanian dan Kimiawi Makanan, menemukan bahwa rumput laut adalah sumber serat paling baik. Khasiatnya adalah memberikan makanan yang sehat bagi jantung yakni 'peptida bioaktif'. Biasanya kandungan ini hanya ditemukan pada susu.

 

2. Kamut.
Makanan ini kaya akan zat besi, serat, protein. Biji gandum ini bisa dinikmati mulai dari bentuk tepung hingga pasta. Ia berkhasiat karena konsentrasi selenium, seng, juga magnesium yang ada di dalamnya.

3. Minyak kelapa.

Dulu dikenal karena kandungan lemaknya yang tinggi. Kini minyak kelapa dikenal sebagai bahan makanan yang menyehatkan. Ia kaya akan asam laurat sehingga mampu meningkatkan metabolisme tubuh, membakar lemak, dan menjaga imun tubuh.

4. Incaberries.

Jenis buah ini mengandung fosfor, vitamin A, C, B12, protein dan bioflavoniods.

5. Minyak ganja.

Ini terbuat dari biji tanaman ganja. Minyak ini baik digunakan untuk menu salad. Minyak ini sangat mudah dicerna, sumber omega 3 dan omega 6. Selain itu kaya akan kandungan vitamin A, E, B1, B12, karoten, fosfor, kalsium, kalium, dan magnesium. Dan minyak ini legal!

NUR INTAN
@ http://www.tempointeraktif.com/hg/kesehatan/2011/07/30/brk,20110730-349106,id.html

6 Aturan Marah yang Aman


KOMPAS.com — Orangtua boleh menunjukkan emosi marah pada anak. Bagaimanapun, anak butuh tahu jika mereka berbuat salah. Namun, Anda perlu bijak mengelola rasa marah dan menunjukkan marah dengan cara yang aman.

Praktikkan enam cara marah yang aman berikut ini untuk diterapkan kepada anak sejak dini, dan untuk anak di segala level usia:

1. Jangan menyalahkan

 Contohnya seperti ini, "Kamu sudah membuat Bunda pusing seharian ini." Jika tingkah laku anak membuat Anda marah, katakan dengan jelas, tetapi tidak menyalahkan. Seperti, "Bunda marah sekali karena Kakak memukul Dek Mira."

2. Jangan terapkan hukuman fisik 

Hukuman fisik, selain dapat menjatuhkan harga diri anak, juga dapat ditiru anak. Anak akan merasa kekerasan merupakan hal yang wajar dilakukan ketika sedang marah.

3. Jangan berteriak

Karena perilakunya yang akan dikoreksi, orangtua tidak perlu sampai mengeluarkan suara keras, melotot, apalagi membentak. Hal seperti ini justru sering kali tidak tepat sasaran. Anak hanya ingat bagaimana menakutkannya saat papa atau mamanya marah, tetapi esensi mengapa mereka marah malah terlewatkan.

Lebih disarankan, ajak anak Anda duduk, jelaskan mana perilakunya yang salah, mengapa hal itu salah, dan bagaimana seharusnya.

4. Jangan memberikan label
Sekali lagi, marah juga bukan berarti memberikan label pada anak, seperti "dasar nakal" atau "dasar pemalas". Pemberian label, jika terjadi berulang, akan membuat anak bertingkah laku sesuai dengan label yang diberikan kepadanya.

5. Jangan jadikan anak sebagai pelampiasan
Persoalan, tekanan, dan kekhawatiran orangtua yang terakumulasi dapat mempermudah terpicunya rasa marah. Orangtua hendaknya dapat mencari cara yang lebih tepat untuk mengekspresikan perasaan, terutama perasaan yang terkait dengan akumulasi dari persoalan yang dihadapi orangtua. Jangan pernah melampiaskan perasaan marah karena berbagai persoalan kepada anak.

6. Jangan terlalu sering marah
Meskipun emosi marah pada anak menyimpan berbagai hal positif, sebaiknya orangtua perlu menghindarinya. Setidaknya, jangan terlalu sering marah pada anak.

Orangtua yang bisa mengelola emosinya dengan baik akan berdampak pada perkembangan pribadi anak yang juga baik.

Anak dapat mengembangkan rasa percaya diri melalui rasa aman yang tercipta. Anak juga mampu mengembangkan kematangan emosinya, tanggung jawab, kemandirian, dan anak sehat secara mental karena berada di lingkungan yang penuh rasa aman, tenteram, dan diwarnai kegembiraan.

Sumber: http://female.kompas.com/read/2011/07/18/18321070/6.Aturan.Marah.yang.Aman

17 Juli 2011

Ponsel Tak Sebabkan Tumor Otak ?

 
VIVAnews - Menggunakan ponsel selama bertahun-tahun ternyata tidak akan menambah resiko orang terkena penyakit kanker otak jinak. Demikian hasil dari sebuah riset terakhir yang dilakukan oleh ilmuwan Denmark.

Riset yang melibatkan pengumpulan data dari 2,9 juta orang Denmark, itu menyimpullkan bahwa para pengguna ponsel selama 11 tahun atau lebih, tidak memiliki tumor jenis ini, atau disebut juga dengan nama vestibular schwannomas.

Hasil penemuan ini kontradiktif dengan banyak penelitian sebelumnya. Ilmuwan dari Denmark ini mengatakan bahwa mereka tidak menemukan hubungan jangka panjang antara ponsel dengan perkembangan tumor itu.

Vestibular schwannomas adalah penyakit tumor ringan yang secara teoritis timbul dari energi yang terserap oleh otak dari medan elektromagnet yang dihasilkan oleh ponsel. Pada riset sebelumnya, World Health Organization mengklasifikasikan ponsel sebagai penyebab potensial kanker (karsinogen).

Riset yang dilakukan oleh ilmuwan Denmark ini adalah salah satu yang terbesar untuk meneliti masalah ini. Penelitian ini hanya mendata berapa lama seseorang telah menjadi pengguna ponsel. Namun, tidak mendata seberapa sering orang tersebut menggunakan ponsel.

Menurut, David Savitz, seorang profesor dari Brown University yang duduk dalam panel penelitian WHO itu, penemuan terbaru ini menjadi salah satu pembuktian ketiadaan hubungan antara pemakaian ponsel dengan peningkatan resiko vestibular schwannomas. Namun, kata Savitz, penelitian di bidang ini masih perlu terus dilakukan.


Vestibular schwannomas tumbuh di sekitar sel otak dan melibatkan fungsi pendengaran dan keseimbangan seseorang. Tumor ini akan menyebabkan seseorang kehilangan pendengaran, pusing-pusing, serta kehilangan keseimbangan.

Bila tumor ini tumbuh semakin besar, tumor ini mungkin akan menekan daerah-daerah otak yang penting sehingga bisa juga mengancam jiwa pengidapnya.

Karena tumor jenis ini adalah tumor yang pertumbuhannya sangat lambat, jadi masih ada kemungkinan tumor ini diketahui setelah lebih dari 11 tahun. Oleh karenanya, para peserta penelitian musti terus dimonitor untuk mengetahui perkembangan vestibular schwannomas, dalam tubuh mereka.

30 Juni 2011

Tips Mencegah dan Menurunkan Kolesterol


Beberapa strategi yang sebaiknya Anda perhatikan apabila Anda ingin terbebas dari tingkat kolesterol dan lemak yang tinggi serta atas serangan jantung koroner, antara lain :

1. Gantilah susu cair biasa dengan skim atau susu yang memiliki kandungan lemak yang rendah.

2. Kurangi mengkonsumsi daging dan telur. Satu petunjuk praktis yang baik adalah tidak mengkonsumsi lebih dari 3 sampai 5 ons daging dan 5 atau 7 porsi per minggu dan tiga kuning telur per minggu (kecuali jika ada petunjuk khusus dari dokter)

3. Gunakanlah satu kuning telur yang diperlukan dalam satu resep masakan.


4. Hilangkan semua lemak yang dapat dilihat dari daging sebelum dimakan. Buang kulitnya jika Anda memasak daging unggas.
5. Bakarlah atau panggang daging, seperti daging unggas atau ayam. Usahakan Anda jangan menggorengnya.


6. Dinginkan sup yang terbuat dari bahan daging atau daging unggas, lalu hilangkan lemaknya sebelum dipanasi kembali dan dihidangkan

7. Rebuslah makanan-makanan seperti ikan atau telur dan jangan menumisnya dengan mentega.

8. Untuk mengurangi kebutuhan minyak dalam memasak, gunakan semprotan masak sayur dan / atau fan yang memiliki permukaan non-stick.

9. Gunakanlah minyak nabati cair sebagai pengganti lemak padat dan ganti mentega dengan margarine.

10. Batasilah penggunaan minyak atau krim dalam kuah pada salad Anda.


11. Gunakanlah minyak zaitun atau minyak conola. Beberapa penelitian memperlihatkan bahwa jenis minyak tersebut bisa melindungi terhadap penyakit jantung.

12. Bakarlah, kukus atau goreng sayuran dengan minyak sedikit saja. Jangan menggoreng sayuran dengan minyak yang banyak atau mengolesinya dengan mentega yang banyak.

Jika Anda mampu berusaha untuk mencegah serta bersabar untuk menghindari pola makan yang tidak sehat atau mengkonsumsi makanan yang mengandung kolesterol dan lemak yang tinggi. Maka saya yakin semua permasalahan Anda tentang kolesterol tentunya dapat diatasi. Best Tips Tricks Collection selalu mengharapkan Anda untuk selalu disiplin dalam pola makan yang sehat.

Sumber: Kaskus.us

Manfaat Makan 3 Pisang Sehari


VIVAnews - Siapa yang tak kenal buah ini. Berbentuk lonjong berwarna kuning dan sering digunakan sebagai teman minum kopi atau teh. Pisang, tidak hanya mengenyangkan tetapi juga sangat menyehatkan.

Jika Anda jarang mengonsumsi pisang, mulai sekarang cobalah rutin makan buah ini. Menurut para ilmuwan, makan tiga buah pisang setiap hari dapat menurunkan risiko stoke.

Pisang sebagai sarapan, pembuka makan siang dan makan malam akan memberikan cukup kalium untuk mengurangi kemungkinan pembekuan darah di otak sekitar 21%.

Penemuan ini ditemukan oleh para ilmuwan asal Inggris dan Italia. Hal ini memberikan orang-orang yang berisiko terkena stroke pilihan baru asupan yang kaya akan kalium selain bayam, kacang-kacangan, dan ikan bandeng.

Meskipun beberapa penelitian sebelumnya mengatakan bahwa pisang penting untuk mengendalikan tekanan darah dan mencegah stoke, hasilnya tidak selalu konsisten. Namun, penelitian baru yang diterbitkan dalam the Journal of the American College of Cardiology ini para ilmuwan menganalisa data dari 11 penelitian berbeda sejak era 60-an dan digabungkan untuk mendapatkan hasil keseluruhan.

Mereka menemukan asupan kalium harian sebesar 1.600mg atau kurang dari separuh jumlah kalium harian yang dianjurkan untuk dewasa sebesar 3.500mg. Jumlah tersebut cukup untuk menurunkan risiko stroke lebih dari seperlima.

Pisang rata-rata mengandung 500mg kalium mampu menurunkan tekanan darah dan mengontrol keseimbangan cairan tubuh.

Ilmuwan dari Universitas Warwick dan Naples mengatakan asupan kalium di kebanyakan negara jauh di bawah jumlah harian yang disarankan. Sedangkan, terlalu sedikit kalium dapat mengakibatkan cepat marah, mual, denyut jantung tidak teratur, dan diare.

Namun jika mengonsumsi makanan yang kaya akan kalium dan mengurangi konsumsi garam, angka kematian tahunan global akibat stroke dapat berkurang lebih dari satu juta per tahun.

Ilmuwan mengatakan dalam laporannya, "Hal ini dapat mengurangi sebanyak 1.155.000 kematian akibat stroke setiap tahun dalam skala global."
"Tekanan darah tinggi adalah faktor pendorong stroke terbesar, dan penelitian ini telah menunjukkan bahwa kalium dapat membantu menurunkan tekanan darah," ujar salah seorang juru bicara Asosiasi Stroke.

9 Manfaat Sehat Makanan Pedas


KOMPAS.com - Berbahagialah Anda yang berprinsip tiada hari tanpa makanan pedas karena kegemaran ini bisa berbuah manis untuk kesehatan. Rasa pedas di lidah bukan hanya efektif menambah nafsu makan, tapi juga berkhasiat mengatasi sejumlah keluhan penyakit.

Selama berabad-abad, cabai telah digunakan sebagai obat untuk peradangan serta melancarkan sirkulasi darah. Faktanya, dengan darah yang mengalir lebih cepat, tubuh akan lebih cepat menggantikan sel-sel yang rusak dan juga mengeluarkan toksin dari tubuh.

Tentu saja, makanan pedas ini harus dikonsumsi secara bijaksana, terutama jika Anda memiliki perut yang sensitif atau tidak bisa menoleransi makanan pedas.

Berdasarkan beberapa penelitian, cabai dan makanan pedas memiliki banyak khasiat, berikut di antaranya.

1. Menurunkan berat badan
Cabai mengandung capsaicin yang akan mempercepat metabolisme dan membantu tubuh membakar kalori lebih cepat. Hal ini terjadi karena capsaicin meningkatkan temperatur tubuh dan berperan dalam meningkatnya detak jantung. Lebih jauh, studi menunjukkan orang yang hobi makan pedas biasanya makan dalam porsi sedikit sehingga berat badan lebih terjaga.

2. Menyehatkan jantung
Cabai menyehatkan jantung dengan cara mencegah pembekuan darah. Penelitian juga menunjukkan kadar kolesterol jahat/LDL bisa mencegah oksidasi yang bisa menyebabkan penyumbatan pembuluh darah. Capsaicin juga efektif melawan inflamasi, yang telah diidentifikasi sebagai faktor risiko penyakit jantung.

3. Melancarkan sirkulasi
Makanan pedas akan melancarkan sirkulasi dan menurunkan tekanan darah. Cabai juga membantu menguatkan dinding pembuluh darah karena kandungan vitamin A dan C-nya.

4. Antikanker
Banyak penelitian menunjukkan konsumsi teratur makanan pedas akan mengurangi risiko kanker. Capsaicin memperlambat pertumbuhan sel kanker dan pada banyak kasus sel-sel kanker mati tanpa merusak sel sehat di sekitarnya.

5. Meningkatkan fungsi cerna
Manfaat cabai dalam saluran cerna adalah meningkatkan sirkulasi darah di perut dan meningkatkan lapisan mukus. Capsaicin juga membantu membunuh bakteri H.pylori penyebab sakit maag. Akan tetapi jika Anda mengalami heartburn (rasa panas) setelah makan pedas, cobalah tablet antiacid yang akan menetralisir asam di lambung.

6. Flu
Capsaicin membantu meningkatkan pengeluaran keringat dan menghilangkan gejala flu yang mengganggu. Makanan pedas juga akan membantu membuka jalan napas, mengurangi sinusitis, dan gejala flu lainnya.

7. Tidur nyenyak
Peneliti dari Australia menemukan orang yang rutin mengasup makanan pedas lebih mudah tidur. Mereka juga cenderung bangun lebih pagi dan lebih segar.

8. Menjaga mood
Cabai merah meningkatkan level endorfin dan serotonin yang menghilangkan nyeri dan memberi perasaan nyaman. Hormon ini bisa berlaku seperti pelawan stres dan depresi.

9. Melancarkan pernapasan
Makanan pedas bertindak seperti espektoran dan membantu penderita asma, bronkitis kronik, sinusitis, dan penyakit pernapasan lainnya bernapas lebih baik.
 
Sumber : Lusia Kus Anna - Lifemojo

28 Juni 2011

Manfaat Liburan Bagi Kesehatan


Liburan adalah waktu yang paling banyak ditunggu setiap orang walaupun untuk liburan banyak hal yang bisa dilakukan dari mulai yang sederhana sampai liburan yang memakan biaya tinggi. Tetapi hal itu bukan masalah sepanjang kita memfokuskan pada aspek positif liburan terutama untuk kesehatan. Peneliti telah menunjukkan liburan ternyata sangat dianjurkan oleh para dokter karena memiliki pengaruh terhadap peningkatan kesehatan.

Hidup lebih lama
Suatu penelitian yang dilakukan terhadap 749 wanita yang berumur 45-64 tahun di Amerika menunjukkan baik ibu rumah tangga maupun wanita kerja yang mengambil liburan memiliki peningkatan signifikan dalam penurunan serangan jantung. Ibu rumah tangga yang mengambil liburan sekali dalam enam tahun atau kurang memiliki hampir dua kali resiko timbulnya serangan jantung dibanding yang berlibur dua atau lebih per tahun.


Menjaga sel otak
James Sands dari South Coast Institute for Applied Gerontology meneliti 112 wanita yang berumur 65-92 dan menemukan ada suatu hubungan antara rutinitas hidup yang banyak dengan menurunnya fungsi intelektual. Meskipun ada hubungan positif antara liburan dengan fungsi intelektual.


Meningkatkan kepuasan hidup
Linda Hoopes dan John Lounsbury, peneliti Departemen Psikologi Universitas Tennessee mensurvey 128 pegawai sebelum dan sesudah liburan. Mereka menemukan ada suatu peningkatan dalam kepuasan hidup setelah liburan.
Menurunkan ketegangan
Stress eksternal dan kegiatan kehidupan baik di tempat kerja atau rumah dapat membuat seseorang merasa gembira atau stress. Gejala-gejalanya termasuk perasaan lelah, tidak memiliki dorongan, tidak tertarik melakukan sesuatu, tidak antusias dan bahkan perasaan takut. Peneliti dari Departemen Psikologi Universitas Tel Aviv. Mina Westman dan Dove Eden menemukan perasaan tertekan dalam 76 pegawai menurun signifikan selama liburan.
Memperbaiki kehidupan keluarga
Dilaporkan dalam An experiment in leisure (Science Journal, 1968), W.J. Kaiser menganalisa respon dari 390 pegawai pabrik baja yang melakukan liburan selama 13 minggu. Ia menemukan liburan ternyata dapat memberikan keuntungan bagi kehidupan keluarga. Para pekerja dilaporkan lebih tertarik dan berbagi kegiatan dengan pasangan dan anak-anak mereka. 

Sumber: Kaskus.us, Wandinews.com

Kenapa Orang Lapar Gampang Marah ?


Ada ungkapan bangsa yang pemarah adalah bangsa yang rakyatnya lapar. Ternyata ungkapan tersebut terbukti secara ilmiah, bahwa orang yang lapar memang gampang sekali naik darah.

Rasa lapar biasanya diawali dengan suara 'keroncongan' di dalam perut, berlanjut dengan lemas dan kelelahan. Beberapa orang yang sedang lapar juga menderita sakit kepala, penglihatan kabur, kebingungan dan pusing. Selanjutnya, kelaparan akan membuat orang benar-benar bertemperamen buruk, mudah marah dan rewel.

Kenapa rasa lapar membuat orang mudah marah?

Kemarahan adalah keadaan emosional yang disebabkan oleh keluhan atau suatu penderitaan. Orang bisa marah karena orang lain, karena ada kejadian atau karena dirinya sendiri.

Dilansir Livestrong, Kamis (2/12/2010), rasa lapar memang memicu amarah. Hal ini karena bila orang dibiarkan lapar dalam jangka waktu lama, maka kadar gula darah di dalam tubuhnya sangat terganggu.

Akibatnya, pasokan glukosa (gula) yang mencapai otak menjadi berkurang. Di dalam darah, glukosa dikirim juga ke otak sebagai sumber energi yang antara lain berguna untuk mengontrol temperamen dan emosi negatif lainnya.

Rendahnya kadar gula darah atau hipoglikemia inilah yang akan membuat amarah seseorang menjadi naik, sehingga mudah tersinggung dan marah. Gula darah rendah juga dapat disertai dengan kecemasan, kelelahan dan sakit kepala.

Bila tingkat serotonin dalam tubuh rendah juga dapat membuat orang mudah tersinggung dan marah. Serotonin adalah hormon yang berfungsi mengontrol suasana hati, nafsu makan dan tidur, juga merupakan hormon yang membuat orang merasa bahagia dan menghilangkan emosi negatif.

Serotonin disintesis dalam tubuh dengan bantuan asam amino yang disebut triptofan. Yang penting, triptofan tidak terbentuk di dalam tubuh dan harus dipasok oleh makanan. Dengan demikian, menambahkan menu harian dengan makanan kaya asam amino esensial menjadi sangat penting.

Banyak ahli gizi di seluruh dunia juga merekomendasikan mengatasi amarah dengan makanan yang mengandung glukosa atau makanan peningkat suasana hati untuk mencegah rasa lapar. Diet yang kaya protein, lemak dan serat akan membantu mencegah kelaparan.

Berikut beberapa makanan yang dapat meredakan amarah:


1. Pisang
Pisang merupakan sumber triptofan yang sangat baik dan membantu meningkatkan kadar serotonin dalam tubuh. Sarapan pisang dapat mencegah Anda mengalami rasa lapar dan kelesuan sebelum makan siang. Selain itu, pisang juga kaya karbohidrat yang diperlukan untuk penyerapan triptofan.



2. Kacang almond
Almond banyak mengandung asam amino triptofan. Kacang ini hadir dalam daftar makanan yang memiliki tingkat tertinggi asam amino. Ketika makan almond, triptofan masuk ke otak dengan cepat dan tingkat serotonin meningkat, sehingga bisa menjauhkan amarah.


3. Keju
Keju adalah sumber yang kaya protein, asam amino esensial triptofan dan karbohidrat. Dengan demikian, keju membantu meningkatkan mood dan menghilangkan sifat mudah tersinggung dan mudah marah.


4. Jus jeruk manis
Segelas jeruk manis juga bisa menjadi peredam amarah. Campuran gula dalam perasan jeruk membuat batas-batas kesabaran lebih longgar dari yang seharusnya, sehingga berguna untuk mengontrol temperamen dan emosi negatif lainnya. (mer/ir)

Sumber : DetikHealth

27 Juni 2011

Gejala, Obat dan Penyakit Tifus


Hari ini FIANZONER berhasil mengumpulkan artikel dari beberapa sumber, artikel yang berkaitan dengan penyakit Tifus. Semoga bermanfaat...

MENGENAL PENYAKIT TIFUS

Sssst... ternyata penderita penyakit tifus tidak harus makan bubur.

Soal bubur baru merupakan salah satu rahasia dari penyakit tifus yang kerap diderita anak-anak. Mengapa bubur tak harus jadi menu utama? Dan apa "rahasia" lainnya, simak penuturan ini:


1. BUBUR TAK HARUS JADI MENU WAJIB PENDERITA TIFUS

Penyakit tifus identik dengan menu ketat berbahan utama bubur. Bahkan bubur itu harus disaring sehalus mungkin. "Biar ususnya tidak tambah sakit," begitu kata orang. Tidak cuma itu. Berbagai pantangan pun harus dijalani. Tidak boleh makan ini dan itu. Walhasil, penderita hanya makan bubur dengan lauk pauk seadanya. Dengan menu seperti itu, anak yang menderita tifus boleh jadi tidak nafsu makan, bahkan menolak makan. Siapa sih yang mau melahap bubur hambar miskin lauk? Selain itu, kandungan kalori sepiring bubur lebih sedikit ketimbang nasi. Jika sepiring bubur mengandung 80-100 kalori, maka sepiring nasi dapat empat kalinya. Walhasil, bubur tak hanya membuat nafsu makan anak hilang, tapi juga membuat tubuhnya lemas. Jika asupan gizi anak kurang maka dapat dipastikan waktu penyembuhan semakin lama.

Dulu, penderita penyakit tifus wajib makan bubur dengan alasan khawatir terjadi gangguan pada pencernaan atau perdarahan pada usus. Pendapat ini tampaknya perlu diluruskan. Sebab, gangguan pencernaan akibat bakteri Salmonella typhi ada di usus halus. Perlu diketahui, makanan yang sudah masuk usus halus semuanya berbentuk cair. Ini karena sebelumnya makanan itu dikunyah di mulut, lalu diproses di lambung, lalu ke usus halus. Meski asalnya makanan itu padat, tapi kalau sudah masuk usus halus semuanya akan berbentuk cair.

Jadi, sebenarnya tidak ada pantangan buat penderita penyakit tifus makan nasi lembek. Perkecualian jika penderita tidak sadar, maka penderita disarankan mengonsumsi menu makanan cair.

Pantangan buat penderita tifus adalah makanan berserat tinggi seperti sayur-sayuran atau buah. Tapi jika diberikan sedikit tidak mengapa. Juga makanan yang berisiko menimbulkan kontraksi pada pencernaan seperti makanan pedas atau asam. Penderita dianjurkan mengonsumsi makanan berprotein tinggi seperti daging, telur, susu, tahu, tempe, dan lain-lain. Dengan demikian, nafsu makan anak membaik, waktu penyembuhan pun semakin cepat.

2. HARUS ISTIRAHAT

Agar lekas pulih, penderita tifus memang harus banyak beristirahat di tempat tidur. Untuk keperluan buang air, misalnya, sedapat mungkin penderita tidak beranjak dari tempat tidur. Banyak pergerakan dapat menyebabkan suhu naik. Bahkan jika terlalu heboh, aktif bergerak dapat menimbulkan risiko usus pecah. Jadi, biarkan si kecil tetap istirahat dan tidak terlalu banyak bergerak. Temani, hibur, atau bacakan dongeng jika perlu.

3. TES WIDAL POSITIF TIDAK SELAMANYA TIFUS

Untuk mengetahui seseorang terjangkit tifus atau tidak, maka tes yang umum digunakan adalah tes Widal. Jika positif berarti tifus, jika tidak maka mungkin penderita terjangkit penyakit lain. Padahal, Widal positif tidak selalu berarti penderita terjangkit tifus. Ini karena orang sehat sekalipun jika dites widal hasilnya bisa positif. Seorang dokter penyakit dalam bahkan pernah berkelakar, jika pasien, perawat, bahkan dokter yang berpraktik di kliniknya dites Widal, maka bukan tidak mungkin hasilnya positif semua. Ingat, kebersihan merupakan sebuah hal yang sulit dicari di negeri ini. Nasi goreng yang biasa kita santap bersama teman, es jeruk yang diseruput di warung tegal, bahkan menu makanan di kantin, tidak ada jaminan bebas tifus 100%. Namun, karena jumlah kuman yang masuk ke dalam tubuh tidak sampai menginfeksi, sakit tifus pun tidak terjadi. Ini berbeda dengan kondisi di Eropa atau Singapura yang sanitasinya sudah baik. Tes Widal positif berarti kemungkinan besar terjadi infeksi tifus.

Namun, tidak berarti tes Widal diragukan akurasinya. Jika tesnya dilakukan di waktu yang tepat, plus diagnosis klinisnya benar, maka penyakit tifus dapat dengan mudah terdeteksi. Tes Widal idealnya dilakukan setelah hari ke-5 atau 6, sesudah penderita mengalami gejala klinis tifus yaitu demam. Jika dilakukan sebelum itu maka hasilnya tidak akurat. Selain itu, selidiki juga gejala lainnya seperti sembelit, nyeri perut, lidah kotor, muntah, dan lain-lain. Dengan kombinasi tes Widal dan deteksi gejala, maka penyakit tifus dapat dideteksi dengan mudah. Selain harganya yang lebih ekonomis, tes Widal juga dapat mendeteksi penyakit paratifus, sebuah penyakit dengan gejala mirip tifus tapi lebih ringan. Paratifus disebabkan bakteri Salmonella paratiphy. Sedangkan tifus disebabkan bakteri Salmonella typhi.

Selain tes Widal, ada tes yang lebih akurat, yaitu tes TUBEXR yang merupakan tes imunologi. Merupakan tes dengan menggunakan partikel yang berwarna untuk meningkatkan sensitivitas. Tes ini sangat akurat dalam diagnosis infeksi akut pada tifus. Beberapa penelitian menyimpulkan, tes ini mempunyai sensitivitas lebih baik daripada uji Widal. Tes ini dapat menjadi pemeriksaan yang ideal, dapat digunakan untuk pemeriksaan secara rutin karena cepat, mudah dan sederhana, terutama di negara berkembang. Meski begitu, tes ini hanya dapat mendeteksi penyakit tifus, tapi tidak paratifus yang kerap menyertai tifus. Tes yang lebih akurat adalah pembiakan kuman dari darah, urine, feses, sumsum tulang, atau cairan lainnya. Hasil biakan yang positif memastikan demam tifoid. Media pembiakan yang direkomendasikan untuk S. typhi adalah media empedu. Ini karena S. typhi dan S. paratyphi dapat tumbuh pada media tersebut. Namun, tes biakan kuman sebaiknya dilakukan sebelum penderita diobati antibiotika. Meski sangat akurat dan dapat mendiagnosis tifus dan paratifus, diagnosis biakan kuman membutuhkan waktu lama (5-7 hari) serta peralatan yang lebih canggih untuk identifikasi bakteri sehingga tidak praktis untuk diagnosis penderita.

4. TIFUS ADALAH PENYAKIT BUKAN GEJALA

Banyak bakteri yang menegakkan diagnosis penyakit �gejala tifus�. Ini jelas sebuah diagnosis rancu, karena dalam dunia kedokteran tidak mengenal istilah ini. Diagnosis harus tegas, apakah penderita terjangkit penyakit tifus atau tidak. Kalau mau, dokter mengatakan diagnosis dugaan tifus. Kenali gejala tifus dengan baik, jika demamnya sampai 5-6 hari hilang timbul maka kemungkinan penderita terjangkit tifus. Tapi jika tidak demam, atau demamnya turun setelah tiga hari, ada kemungkinan penderita tidak terjangkit tifus. Ada banyak penyakit infeksi lain yang disertai demam. Apalagi pada hari-hari pertama demam, sulit untuk dapat memastikannya sebagai demam tifoid. Gejala demam juga terdapat pada penyakit lain seperti demam dengue, morbili, dan sebagainya.

5. TIFUS DIBAWA OLEH CARRIER

Banyak orang yang tidak terlihat sakit tapi berpotensi menyebarkan penyakit tifus. Inilah yang disebut dengan pembawa penyakit tifus. Meski sudah dinyatakan sembuh, bukan tidak mungkin mantan penderita masih menyimpan bakteri tifus dalam tubuhnya. Bakteri bisa bertahan berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun. Ini karena sebagian bakteri penyebab tifus ada yang bersembunyi di kantong empedu. Bisa saja bakteri ini keluar dan bercampur dengan tinja. Nah, bakteri ini dapat menyebar lewat air seni atau tinja penderita.

MENGENAL PENYAKIT TIFUS

Bakteri Salmonella typhi merupakan bakteri yang bertanggung jawab terhadap penyakit ini. Kuman ini dapat hidup lama di air yang kotor, makanan tercemar, dan alas tidur yang kotor. Siapa saja dan kapan saja dapat menderita penyakit ini. Termasuk bayi yang dilahirkan dari ibu yang terkena demam tifoid.


Lingkungan yang tidak bersih, yang terkontaminasi dengan Salmonella typhi merupakan penyebab paling sering timbulnya penyakit tifus. Kebiasaan tidak sehat seperti jajan sembarangan, tidak mencuci tangan menjadi penyebab terbanyak penyakit ini. Penyakit tifus cukup menular lewat air seni atau tinja penderita. Penularan juga dapat dilakukan binatang seperti lalat dan kecoa yang mengangkut bakteri ini dari tempat-tempat kotor.

Masa inkubasi penyakit ini rata-rata 7 sampai 14 hari. Manifestasi klinik pada anak umumnya bervariasi. Demam adalah gejala yang paling utama di antara semua gejala klinisnya. Pada minggu pertama, tidak ada gejala khas dari penyakit ini. Bahkan, gejalanya menyerupai penyakit infeksi akut lainnya. Gejala yang muncul antara lain demam, sering bengong atau tidur melulu, sakit kepala, mual, muntah, nafsu makan menurun, sakit perut, diare atau justru sembelit (sulit buang air besar) selama beberapa hari. Peningkatan suhu bertambah setiap hari. Setelah minggu kedua, gejala bertambah jelas. Demam yang dialami semakin tinggi, lidah kotor, bibir kering, kembung, penderita terlihat acuh tidak acuh, dan lain-lain.

Pada penderita penyakit tifus yang berat, disarankan menjalani perawatan di rumah sakit. Antibiotika umum digunakan untuk mengatasi penyakit tifus. Waktu penyembuhan bisa makan waktu 2 minggu hingga satu bulan.

Vaksinasi tifoid sangat dianjurkan untuk mencegah penyakit. Apalagi jika si kecil terkenal doyan jajan. Juga, anak balita yang sudah pandai �nenangga�, atau yang belum bisa cebok dengan benar. Vaksinasi harus diperkuat setiap 3 tahun. Ini karena setelah kurun waktu itu, kekebalan terhadap penyakit tifus akan berkurang. Umumnya, seusai divaksinasi, tubuh akan kebal, atau kalupun terkena maka penyakit yang menyerang tidak sampai membahayakan anak. 

Sumber: http://www.enformasi.com/2010/04/mengenal-penyakit-tifus.html


Tifus? Seberapa Berbahaya?

Penyakit tifus atau Typhoid fever, sering disebut juga dengan enteric fever, bilious fever atau Yellow Jack, disebabkan oleh infeksi bakteri Salmonella typhi. Penyebaran penyakit ini diperantarai makanan atau air yang terkontaminasi oleh feses dari orang yang menderita tifus. Kemudian, bakteri akan berkembang dalam jaringan darah dari orang yang terinfeksi. Bakteri ini termasuk ke dalam bakteri Gram negatif yang berbentuk batang dan bergerak menggunakan flagela yang tumbuh cepat pada suhu badan manusia (37ºC).

Gejala yang ditimbulkan penyakit ini adalah panas dengan suhu hingga 40ºC (104ºF), terjadi gastro enteritis serta diare tanpa disertai darah. Sedikit diantaranya menunjukkan adanya spot atau bercak dengan warna merah. Ada juga yang terinfeksi, akan tetapi tidak menunjukkan gejala, penderita ini disebut dengan asymptomatic carrier dari tifus. Carier atau pembawa dapat menularkan infeksi ini pada orang lain.

Gejala tifus dibagi menjadi empat tahap. Pada minggu pertama, kenaikan temperatur demam sangat pelan, yang diikuti dengan bradikardia yaitu denyut jantung kurang dari 60 per menit, sakit kepala, dan batuk. Selain itu, dapat terjadi epistaksis atau mimisan yang muncul pada seperempat kasus dan juga timbul rasa sakit pada daerah perut. Adanya bakteri ini pada darah menyebabkan leukopenia (turunnya jumlah granul eosinofil darah) dan limfositosis (meningkatnya jumlah limfosit pada darah). Diagnosis pada minggu pertama dengan tes Widal, merupakan tes serologi untuk mengetahui adanya infeksi Salmonella, akan memberikan hasil yang negatif.

Pada minggu kedua dari masa infeksi, akan terjadi panas yang tinggi  yang terkadang disebut dengan “nervous fever” dan bradikardia yang disebut dengan Sphygmo-thermic dissociation. Terkadang muncul bercak merah pada daerah di bawah dada dan daerah perut,  di mana hal ini hanya terjadi pada 1/3 dari pasien yang menderita tipus. Pada minggu kedua ini juga bisa terjadi diare enam hingga delapan kali perhari, dengan warna kehijauan dan bau yang khas, akan tetapi konstipasi juga bisa terjadi. Kadang terdengar suara dari perut yang diakibatkan oleh pergerakan gas di dalam intestin yang disebut dengan “Borborygmus”. Pembesaran hati  akan terjadi jika telah maemasuki minggu kedua ini. Pada tahap inilah tes Widal dapat menunjukkan hasil yang positif.

Pada minggu ketiga, terjadi komplikasi diantaranya:
v    Terjadi pendarahan pada daerah Payer’s patches yang serius tapi tidak fatal. Payer’s patchesusus. Funginya adalah untuk bertanggung jawab atas  respon imun pada daerah gastrointestinal dengan menghasilkan mukosa. merupakan bagian dari jaringan limfoid yang terdapat pada bagian bawah dari
v    Septicaemia (keracunan pada darah) atau peradangan pada daerah peritonium yang merupakan membran pada daerah perut.
v     Enchephalitis yaitu terjadi inflamasi akut pada otak akibat infeksi bakteri ataupun virus.
v     Abses atau luka

Tifus ini tergolong pada kasus yang tidak fatal. Untuk pengobatannya, biasanya digunakan antibiotik seperti ampisilin, klorampenikol, trimetoprim-sulfametoxazole, dan ciprofloxacin. Jika tidak dilakukan pengobatan, panas dapat berlangsung selama tiga minggu hingga satu bulan dan dapat berakhir pada kematian. Penggunaan antibiotik perlu diperhatikan agar tidak terjadi resistensi, yaitu tidak menghentikan penggunaan antibiotik sampai satu kali resep yang telah diberikan habis. Untuk pencegahannya, harus diterapkan pola hidup bersih. Hal ini merupakan hal wajib seperti yang telah disampaikan pada artikel lain pada buletin ini. (Agustin)

Sumber: http://piogama.ugm.ac.id/index.php/2009/02/tifus-seberapa-berbahaya/

20 Juni 2011

Ternyata Mimpi Bisa Ditebak

 
INILAH.COM, Jakarta - Dalam film ‘Inception,’ karakter bisa masuk dan memanipulasi mimpi orang lain. Ilmuwan masa kini belum bisa melakukannya namun bisa mengetahui isi pikiran orang mimpi.

Berkat teknologi pencitraan otak, ilmuwan kian dekat untuk bisa mengetahui apakah seseorang sedang melakukan hitungan matematika, berbicara, membaca atau ketakutan saat berada dalam mimpi.

“Teknologi ini akan kian akurat namun tak akan seperti pada ‘Inception,” ujar psikolog Deirdre Barrett dari Harvard University. Namun, para ilmuwan bisa melihat bagian otak apa yang aktif selama bermacam siklus tidur menggunakan elektroencephalografi (EEG), elektrokardiografi (EKG) dan teknologi gerak mata cepat (REMT) guna merekam dan menganalisa gelombang otak saat tidur. Dalam dalam beberapa kasus, mimpi seseorang bisa ditafsirkan.

Dalam satu percobaan, peneliti meneliti seseorang yang sedang tidur dan menghubungkannya dengan robot yang diprogram untuk menerjemahkan gerakan pemimpi. Misalnya, robot menggunakan data posisi mata pemimpi untuk mengetahui arah mana yang harus dilihat.

Gelombang otak bisa dipelajari dan diterjemahkan dalam tindakan, misalnya, teknologi pencitraan otak bisa menentukan apakah seseorang mengalami mimpi buruk atau bermimpi terbang, kata Barrett.

Menurut Barret, pikiran menggunakan tidur sebagai waktu untuk reboot dan memecahkan masalah. Barrett mendiskusikan teori ini di Association for Psychological Science Conventions. Dalam satu percobaan, Barrett meminta mahasiswa fokus pada PR tiap malam sebelum tidur.


Di akhir minggu, sekitar separuh mahasiswa mengaku bermimpi mengenai masalah itu dan sekitar seperempatnya memiliki mimpi berisi jawabannya. Menurut Barret, menggunakan cara sama, otak seseorang bisa memecahkan masalah saat terbangun, pikiran juga bekerja memecahkan masalah saat orang bermimpi.

Para ilmuwan menemukan manfaat tidur nyenyak di malam hari, mulai dari menurunkan berat badan hingga menjaga kesehatan jantung, namun manfaat psikologis dari mimpi dan maknanya tetap sulit dipahami.

Menurut National Center on Sleep Disorders Research (NCSDR), kebanyakan mimpi terjadi pada gerak mata cepat (REM) saat siklus tidur, di mana beberapa bagian otak istirahat dan kimia otak (termasuk neurotransmiter) diisi ulang.


Namun menurut Barrett, terkadang mimpi memang terjadi pada tahap lain dari tidur, terutama pada orang yang memiliki Gangguan Stres Pasca Trauma berat (PTSD) dan masalah lain yang menderegulasi tidur.

“Mimpi aneh mungkin sama penting dan lebih metaforis,” kata Barrett. Banyak mimpi jadi lebih masuk akal dan lebih membantu jika kita memikirkan melambangkan tentang apa konten mimpi kita, lanjutnya.

Jadi, jika mimpi dirancang alam untuk menjadi jalan bagi pikiran untuk secara kreatif memecahkan masalah kehidupan nyata, lalu apa tujuan mimpi buruk? “Mimpi buruk berevolusi untuk membantu kita mencemaskan potensi bahaya,” kata Barrett.

Bahkan mimpi buruk pasca trauma, yang hanya membuat kita kembali trauma, akan berguna. Misalnya, berguna bagi para leluhur ketika binatang liar menyerang atau saat suku saingan menginvasi. Namun, bel alarm evolusi ini mungkin tak begitu berguna saat ini.

“Dengan bahaya modern seperti kebakaran rumah, kecelakaan mobil, perkosaan dan perampokan mungkin tak terulang pada korban yang sama. Mekanisme adaptif tak selalu bekerja dengan baik,” ujar Barrett.


“Namun, beberapa mimpi buruk seperti mengingatkan perhatian untuk mengkhawatirkan sesuatu, saat makin sadar pada perhatian Anda, Anda bisa meyakinkan alam bawah sadar untuk berhenti membuang-buang waktu”.

Meskipun riset Barrett menunjukkan banyak mimpi memiliki makna tersembunyi dan pesan untuk membantu pemimpi dalam hidup di luar mimpi, terkadang mimpi aneh sama sekali tak memiliki makna signifikan.

“Sama seperti pikiran sadar, saya merasa beberapa mimpi adalah minor, konyol, dan berulang. Seperti pada banyaknya pikiran manusia saat bangun yang sering memikirkan hal-hal sepele”. [mdr]